Category: Kabupaten Karo


Tidak ada kaitan spesifik antara Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat dengan erupsi Gunung Sinabung saat ini, kecuali lokasi pelaksanaan debat konvensi dan Gunung Sinabung berada di satu provinsi, yakni Sumatera Utara.

Entah ada unsur kesengajaan atau tidak, debat tersebut digelar di Medan dan Gunung Sinabung berada di Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo. Hasilnya, ya bisa ditebak, masing-masing capres pun berusaha merebut simpatik para pengungsi. Tak lagi sulit mengumpulkan massa, karena kini lebih dari 28.000 jiwa sudah berkumpul di 42 titik posko pengungsian.

Luar biasanya lagi, dalam satu hari, Senin (20/1) tiga peserta konvensi hadir di Karo. Seperti terjadwal, mereka tidak datang dalam satu waktu. Ketika yang satu sudah pergi, muncul lagi yang lainnya. ‘Trik’ yang dihadirkan juga berbeda.

Kepada tiga capres ini, pengungsi menaruh banyak harapan. Dihadapan ketiganya, acapkali air mata para pengungsi mengalir deras dan menggantungkan asanya sembari menyampaikan keluh kesah yang dialami.

Siapa sajakah mereka? Baca lebih lanjut

Iklan

KABANJAHE (adhifPRESS)

Tim kampanye daerah JK-Wiranto targetkan 60% perolehan suara di Kabupaten Karo pada Pilpres 8 Juli mendatang. Selain itu, mereka optimis JK-Wiranto akan menang hanya dengan satu putaran, karena lebih cepat lebih baik. Baca lebih lanjut

ROMA (adhifPRESS)

eramuslim.com

Pernyataan mengejutkan datang dari Vatikan menanggapi krisis di berbagai bank di Barat. Katanya, alternatif untuk memperbaiki kondisi ekonomi di sejumlah bank tersebut adalah dengan menggunakan prinsip keuangan Islam. Baca lebih lanjut

KABANJAHE (adhifPRESS)

Pemilihan Umum (Pemilu)  Pilpres pada 8 Juli mendatang merupakan bentuk legitimasi yang diberikan rakyat kepada para Capres dan Cawapres. Dukungan dan partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi ini menjadi pondasi bagi legitimasi pemerintah yang terbentuk sesudahnya. Baca lebih lanjut

KABANJAHE (adhifPRESS)

Sebanyak 488 prajurit TNI gabungan dari Bataliyon 125 S’imbisa, Yon 121, Yon 122, Den Mabrig dan Kesdam I BB yang berada di Batalyon 125/Si’mbisa Kabanjahe diberangkatkan untuk operasi keamanan ke Maluku, Jum’at (27/6/2009). Baca lebih lanjut

BERASTAGI (adhifPRESS)

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Syamsul Arifin menegaskan untuk mencapai visi dan misi agar rakyat

Dok. adhifPRESS

tidak sakit,

tidak lapar dan tidak bodoh, Kepala Daerah (KDH) di Sumut harus saling berkoordinasi.

“Koordinasi dengan semua pihak termasuk para antara Bupati dan Walikota yang tersebar di daerah ini sehingga dapat bermanfaat bagi rakyat,” ujar Syamsul dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Koordinasi Gubernur, Bupati, Walikota bersama Muspida Plus, KPU dan Panwaslu Propinsi, Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara di Hotel Sibayak Berastagi, Kamis (25/6/2009).

Syamsul mengatakan agar tidak sakit, masyarakat lebih baik mencegah dari pada mengobati. ”Tentu supaya tidak sakit, makan teratur, istirahat teratur termasuk  menjaga lingkungan,” tutur dia.

Sementara, agar masyarakat tidak lapar setiap daerah harus secara maksimal menggali potensi-potensi yang ada. Agar masyarakat tidak bodoh, harus ditingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan anggaran 20 % untuk sektor pendidikan termasuk program pendidikan wajib belajar 12 tahun.

“Untuk mencapai itu, Kabupaten dan Kota tentu mengalami kendala dan kita tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kita melihat banyak tembusan sarjana S1, S2 dan S3. Namun tidak percaya diri memiliki masa depan. Disinilah perlu kita menggali permasalahan tersebut,” ujarnya.

Hadir dalam acara itu Kapoldasu Irjen Pol Badrodin Haiti, Ketua DPRD Sumut Darmataksiah YWR, Kajatisu Sutiyono, Ketua KPUD

Sumut Irham Buana Nasution, Ketua Panwaslu Sumut Ikhwaluddin Simatupang serta Bupati dan Walikota se-Sumut.

%d blogger menyukai ini: