Pengumuman di channel SCTV yang menggunakan sistem DVBS/MPEG2. (adhif.com)

Pengumuman di channel SCTV yang menggunakan sistem DVBS/MPEG2. (adhif.com)

Terhitung mulai Jum’at, 19 Desember 2014, modulasi SCTV dan Indosiar akan berakhir. Kedepannya, kedua stasiun TV yang bernaung dibawah Elang Mahkota Teknologi (EMTEK) Group ini akan menggunakan transponder baru. Jika sebelumnya berada di dua transponder berbeda, maka mulai Jum’at, 19 Desember 2014, akan bergabung di satu frekuensi yang sama.

Berikut transponder terbaru SCTV dan Indosiar mulai Jum’at, 19 Desember 2014:

No Channel Satelit Frek Pol SR Sistem Ket
1 SCTV & Indosiar
Palapa D 3746 Hor 6250 DVBS/MPEG2/SD FTA
Signal transponder baru SCTV MPEG 2 dengan menggunakan dish 8 ft. (adhif.com)

Signal transponder baru SCTV MPEG 2 dengan menggunakan dish 8 ft. (adhif.com)

Pada transponder baru ini, masih tidak jauh berbeda dengan transponder sebelumnya, masih pelit signal. Namun, masih bisa dijangkau dengan baik menggunakan dish 8 ft. Di transponder ini juga ada channel Live Feed MPEG4 yang diacak dengan sistem enkripsi Biss.

Perubahan transponder hanya berlaku pada channel SCTV dan Indosiar yang menggunakan sistem DVBS/MPEG2/SD. Sementara, kedua channel yang sama yang berada di format DVBS2/MPEG4/SD masih tetap menggunakan frekuensi lama.

Transponder Indosiar akan bergabung dengan SCTV. (adhif.com)

Transponder Indosiar akan bergabung dengan SCTV. (adhif.com)

Pantauan adhif.com, perubahan ini juga sejalan dengan pengumuman melalui running text yang hanya terlihat di SCTV dan Indosiar sistem MPEG2. Sementara, pada layar format MPEG4 tetap bersih, alias tidak ada pengumuman sama sekali. Inilah frekuensi SCTV dan Indosiar untuk format DVBS2/MPEG4:

No Channel Satelit Frek Pol SR Sistem Ket
1 SCTV & Indosiar
Palapa D 3755 Hor 6250 DVBS2/MPEG4/SD FTA
 
 

Nah, bagi anda penikmat kedua channel tersebut yang masih menggunakan Digital Satelit Receiver (DSR) DVBS/MPEG2, bersiaplah untuk menambah transponder baru kedua stasiun televisi tersebut. Atau silahkan melakukan pencarian otomatis jika DSR anda mendukung blind scan.

Abdullah Lathif Manjorang

Follow me on Twitter : @pippoadhif

Me on GooglePlus : gplus.to/adhif

Iklan