KABANJAHE (adhifPRESS)

Tim kampanye daerah JK-Wiranto targetkan 60% perolehan suara di Kabupaten Karo pada Pilpres 8 Juli mendatang. Selain itu, mereka optimis JK-Wiranto akan menang hanya dengan satu putaran, karena lebih cepat lebih baik.

“Seluruh kader dari Partai Golkar, Partai Hanura dan PDK, akan berjuang ekstra keras untuk mendongkrak suara di Karo  karena pasangan tersebut salah satu pasangan Nusantara,” tutur Ketua tim kampanye JK-Wiranto Kabupaten Karo Paulus Sitepu kepada adhifPRESS disela-sela rapat koordinasi koalisi partai pengusung dan pendukung JK-Wiranto, Rabu (1/7/2009),di Kabanjahe.

Menurutnya, pihaknya juga tengah menyatukan ketiga parpol pendukung yang ada di Karo untuk memenangkan pasangan JK Wiranto. “Keyakinan kita bukan tanpa alasan. JK-Wiranto adalah pasangan ideal dan elegan. Bangsa kita membutuhkan kepemimpinan JK-Wiranto, berani bertindak lebih cepat, tepat dan lebih baik,” katanya.

Untuk mencapai itu, pihaknya akan mengorganisir saksi-saksi di setiap TPS yang tersebar di 17 Kecamatan di Karo dengan sebaik-baiknya. Pasalnya, Ketua DPD Golkar Karo ini menilai, terindikasi banyak kecurangan pada Pileg lalu.

“Jadi dalam rapat juga telah dibahas dan ditetapkan siapa penanggung jawab saksi dalam setiap TPS. Setiap Kecamatan disepakati 6 : 6 : 5. Artinya untuk Partai Golkar bertanggung jawab pengadaan saksi setiap TPS di 6 Kecamatan, PDK di 6 Kecamatan. Sedangkan Partai Hanura di 5 Kecamatan,” ungkapnya.

Sebenarnya, imbuh Paulus, ada empat parpol pendukung dan pengusung JK-Wiranto sebagai Capres dan Cawapres, yakni Partai Golkar, Hanura, PDK dan PKNU. Namun karena tidak ada kepengurusan di Karo, PKNU tidak diundang.

Adapun susunan tim kampanye pemenangan JK-Wiranto di Kabupaten Karo, Ketua Paulus Sitepu, Sekretaris Licinius Tarigan, Bendahara Remita br Sembiring, Kepala Sekretariat Masdan br Ginting dan dibantu para seksi-seksi lainnya. Dewan penasehat, koordinator Rapat Romanus Purba, anggota Djaman Baru Ginting, F.Jandi Kaban, Masa Meliala dan Dolatta Tarigan.

Iklan