KABANJAHE (adhifPRESS)

Pemilihan Umum (Pemilu)  Pilpres pada 8 Juli mendatang merupakan bentuk legitimasi yang diberikan rakyat kepada para Capres dan Cawapres. Dukungan dan partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi ini menjadi pondasi bagi legitimasi pemerintah yang terbentuk sesudahnya.

“Pemilu merupakan sebuah agenda politik dalam kehidupan demokrasi yang jelas akan membawa perubahan di berbagai sektor kehidupan masyarakat” ujar Bupati Karo melalui Kadis Kominfo Perdana  Sebayang pada acara Sosialisasi Informasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009, Selasa (30/6) di Kabanjahe.

Dikatakannya, perubahan kehidupan berpolitik ke arah yang lebih baik, pada akhirnya akan berdampak pada semua sektor kehidupan, baik sosial, ekonomi dan budaya yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Hal ini hanya bisa dicapai dengan keterlibatan rakyat secara aktif dalam menentukan pilihan pada proses Pemilu yang akan datang. Saatnya rakyat menjadi lebih bijak dan dewasa dalam memilih,” tutur dia.

Selain itu, imbuhnya, Pemilu merupakan proses pendidikan dan sosial politik bagi rakyat yang diharapkan bisa mendidik rakyat menjadi pemilih yang rasional dan mampu menentukan pilihannya pada yang benar-benar membela kepentingan rakyat.

“Sehingga cita-cita bangsa Indonesia untuk mewujudkan kehidupan politik yang demokratis, bisa terwujud dan mampu membawa bangsa ini menjunjung tinggi nilai demokrasi dalam kehidupan berpolitik,” pungkasnya. (reg/kar)

Iklan