BERASTAGI (adhifPRESS)

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Syamsul Arifin menegaskan untuk mencapai visi dan misi agar rakyat

Dok. adhifPRESS

tidak sakit,

tidak lapar dan tidak bodoh, Kepala Daerah (KDH) di Sumut harus saling berkoordinasi.

“Koordinasi dengan semua pihak termasuk para antara Bupati dan Walikota yang tersebar di daerah ini sehingga dapat bermanfaat bagi rakyat,” ujar Syamsul dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Koordinasi Gubernur, Bupati, Walikota bersama Muspida Plus, KPU dan Panwaslu Propinsi, Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara di Hotel Sibayak Berastagi, Kamis (25/6/2009).

Syamsul mengatakan agar tidak sakit, masyarakat lebih baik mencegah dari pada mengobati. ”Tentu supaya tidak sakit, makan teratur, istirahat teratur termasuk  menjaga lingkungan,” tutur dia.

Sementara, agar masyarakat tidak lapar setiap daerah harus secara maksimal menggali potensi-potensi yang ada. Agar masyarakat tidak bodoh, harus ditingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan anggaran 20 % untuk sektor pendidikan termasuk program pendidikan wajib belajar 12 tahun.

“Untuk mencapai itu, Kabupaten dan Kota tentu mengalami kendala dan kita tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kita melihat banyak tembusan sarjana S1, S2 dan S3. Namun tidak percaya diri memiliki masa depan. Disinilah perlu kita menggali permasalahan tersebut,” ujarnya.

Hadir dalam acara itu Kapoldasu Irjen Pol Badrodin Haiti, Ketua DPRD Sumut Darmataksiah YWR, Kajatisu Sutiyono, Ketua KPUD

Sumut Irham Buana Nasution, Ketua Panwaslu Sumut Ikhwaluddin Simatupang serta Bupati dan Walikota se-Sumut.

Iklan