KABANJAHE(adhifPRESS)

Terkait berdirinya Karo Community Collage,  salah satu jalur pendidikan non formal berbentuk kursus yang menjanjikan dapat melanjutkan kependidikan formal di Universitas Maranatha Bandung, DPRD Karo akan panggil unsur pimpinan Karo Community College, termasuk Kadis Diknas Karo Seruan Sembiring, selaku Anggota Badan Pengawas.

“Masalah ini sudah disampaikan kepada Ketua DPRD Rapat Romanus Purba SH dan mendelegasikan secara lisan kepada saya agar meninjau dan menindak lanjuti keberadaannya,” tutur anggota DPRD Karo Komisi C membidangi pendidikan, Makmur Jambak kepada adhifPRESS, Selasa (23/6/2009), di Kabanjahe.

Jambak mengatakan pihaknya akan memanggil Kadis Diknas Karo termasuk unsur pejabat Pemkab Karo yang terkait dengan Karo Community College. “Seperti Ketua Drs Kawar Sembiring yang menjabat Asisten II, Sekretaris Drs Seruan Sembiring MSI (Kadis Diknas Karo-red),” ungkapnya.

Dengan pemanggilan ini, imbuhnya, pihaknya dapat mengetahui latar belakang adanya Memorandum of Understanding (MoU) antara Karo Community College dengan Universitas Kristen Maranatha di Bandung.

“Saya tidak mengetahui ada MoU itu. Apalagi ini akan dijadikan aset Pemkab Karo. Kita juga belum mengetahui peruntukan anggaran APBD Karo 2009 di bagian Diknas Karo sebesar Rp 500 juta untuk pelaksanaan Karo Community College,” katanya.

Disebutkannya, pihaknya juga belum mengetahui prosedur izin berdirinya Karo Community College karena hal itu berbentuk kursus. Sementara, Karo Community College menjanjikan setelah tamat dapat melanjutkan ke Universitas Kristen Maranahta di Bandung dengan dasar MoU tersebut.

“Jadi, kita tidak mengetahui dasar dan payung hukum tamat dari Karo Community College yang nota bene pendidikan non formal dapat melanjut ke Universitas Kristen  Maranatha,” ujarnya.

Iklan