KABANJAHE (adhifPRESS)

Anggota DPRD Karo Komisi C membidangi Pendidikan Makmur Jambak mengatakan tidak mengetahui sama sekali keberadaan Karo Community College, salah satu jalur pendidikan non formal berbentuk kursus yang menjanjikan dapat melanjutkan kependidikan formal di Universitas Maranatha Bandung.

“Hingga saat ini tidak ada surat pemberitahuan pendirian aset Pemkab Karo itu. Padahal, kalau ada sesuatu berbentuk lembaga yang anggarannya dari APBD, DPRD Karo harus mengetahuinya karena dalam pengesahan anggaran tersebut harus disetujui dewan,” ujar Jambak kepada adhifPRESS, Selasa (16/6/2009), di Kabanjahe.

Menurut Jambak, secara logika tidak masuk akal tamatan kursus yang nota bene pendidikan non formal dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi. ”Sebagai contoh kursus masak-memasak dan kursus menjahit atau kursus elektronik tamatannya dengan hanya memperoleh sertifikat kursus, kan tidak mungkin dapat melanjutkan perguruan tinggi,” tukasnya.

Jambak mengharapkan masyarakat tanggap akan hal ini, karena tidak ada peraturan yang menyatakan sekolah yang berbentuk kursus dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi. “Konon pula MoU yang ditandatangani, bisa menjadi tidak berguna apabila Bupati Karo berganti,” katanya

Iklan