Ajang Piala Sudirman sudah usai. Terlepas dari gagalnya pemain Indonesia membawa pulang tropi kejuaraan internasional itu, disisi lain menyisakan sebuah cerita memilukan bagi pencinta olahraga bulutangkis di Indonesia, khususnya yang tinggal di area blank spot, dimana tidak bisa menonton televisi lewat teresterial, hanya mengandalkan parabola.
Untuk kesekian kalinya, pihak MNC, kali ini lewat MNC TV (eks TPI), meng-scramble (mengacak) tayangan olahraga yang satu-satunya bisa dibanggakan dari republik ini. Kami yang hanya bisa menonton televisi lewat satelit (parabola) lagi-lagi menjadi korban oleh mereka yang hidup dengan nuansa kapitalisme.
Bukan kali ini saja, sebelumnya juga terjadi saat Piala Dunia 2006 dan 2010 serta Liga Inggris. Untuk Piala Dunia dan Liga Inggris, OK-lah itu bukan masalah lantaran gengsi dan harga hak siar yang tinggi, wajar saja mereka berusaha mencari untung dengan ‘memeras keringat’ kami. Ditambah lagi, penyiaran Piala Dunia sudah memiliki ketentuan dari FIFA yang melarang pihak televisi menayangkannya via satelit.
Namun, bisa anda bayangkan untuk menyaksikan Piala Dunia di tahun 2006, penerima saluran televisi lewat parabola mesti membeli Digital Satellite Receiver (DSR) bermerk Matrix Soccer yang harga awalnya dilepas di kisaran Rp. 1,5 juta, merangkak naik sampai Rp. 2 juta. Umur DSR ini pun tak lama, hanya 30 hari pertandingan Piala Dunia. Selanjutnya, akan kembali ke harga DSR murmer (murah meriah). Bahkan, ada seorang teman yang menjualnya hanya dengan harga Rp. 50.000,-
Ironisnya, pada tahun 2010 dimana hak siar Piala Dunia kembali dipegang MNC yang ditayangkan RCTI dan Global TV, DSR itu tak bisa digunakan lagi. Kali ini, mereka, menawarkan produk baru, yaitu Matrix Bola. Harganya sama, kualitasnya pun sama. Hanya berumur 30 hari.
Sementara, untuk Liga Inggris, MNC mewajibkan kami harus ikut berlangganan dengan pay tv miliknya, seperti Indovision, TOP TV dan Oke Vision. Sampai dalam batas ini, bisalah hal ini kita katakan wajar karena MNC tentu membayar mahal untuk tayangan yang sangat-sangat bergengsi itu.
Nah, yang sangat disesalkan adalah saat MNC TV memegang hak siar Piala Sudirman 2011 lalu. Kok bisa-bisanya MNC melakukan ini. Apakah di pucuk pimpinan perusahaan ini tidak tersisa sedikit pun rasa nasionalisme? Haruskah semuanya dinilai dengan keuntungan materi belaka?
Mengapa stasiun tv Thailand seperti TV7 dan TV3 bisa menayangkan Piala Dunia 2006 secara Free To Air (FTA)? Kenapa VTV Vietnam dan CCTV China mampu menyiarkan Piala Dunia 2010 secara gratis lewat satelit kepada masyarakatnya?
Mengapa pula CTN Kamboja, Saba TV Afghanistan, ZNBC Zambia bisa memberi tontonan Liga Inggris secara cuma-cuma kepada rakyatnya?
Di channel lokal, kok bisa tvOne dengan La Liga-nya dan Indosiar dengan Serie A-nya menyiarkan secara FTA kepada masyarakat seperti kami yang tinggal di pelosok negeri ini?
Sebenarnya, sungguh sudah sangat banyak caci maki dan sumpah serapah yang dilontarkan ke MNC, terlebih-lebih saat Piala Sudirman lalu digelar. Bahkan, seorang teman sudah menghapus MNC TV dari list channel DSR-nya.
Tapi, sepertinya MNC memang tidak tahu, atau memang tidak mau tahu. Sama dengan tulisan ini, karena hanya akan dianggap angin lalu. Saya kasihan kepada rekan-rekan dan tetangga yang tidak bisa menyaksikan juga tidak punya waktu untuk menguasai dan mempelajari parabola yang dimilikinya. Coba searching aja di google atau klik saja disini untuk mengetahui beberapa sumpah serapah dan cacian kepada MNC.
Apalagi saat komentataor MNC TV secara berulang-ulang mengatakan bahwa MNC TV merupakan official media partner Thomas dan Uber Cup 2012. Emosi seorang kawan pun langsung membludak seraya mengeluarkan cacian tanpa arah.
Sungguh, tulisan ini bukanlah untuk menyudutkan pihak MNC. Bahkan, saya ‘berterima kasih’, lantaran hal inilah yang memotivasi saya untuk belajar dan belajar tentang dunia pertelevisian dan persatelitan.
Dengan bekal ilmu yang saya miliki (walaupun masih setitik), hasil belajar di sebuah forum yang sangat saya cintai sampai saat ini, menonton Piala Dunia, English Premier League (EPL), Lega Calcio, termasuk Piala Sudirman kemarin bukanlah hal yang menyulitkan.
Satu contoh, sebuah satelit yang menayangkan semua pertandingan EPL atau Liga Inggris. Artinya, kalau ada 8 partai yang bertanding secara serentak, stasiun televisi ini akan menayangkan semuanya. Tinggal kita, memilih mau nonton yang mana. Kelebihan lainnya, Liga Inggris di channel ini lebih cepat 5-10 detik dibandingkan Indovision-nya MNC yang bergantung kepada ESS. Ditambah lagi, disatelit ini lengkap dengan program World Wrestling Entertainment (WWE)-nya, salah satu acara kesukaan saja.
Sementara, saat Piala Sudirman lalau digelar, saya menonton lewat channel Feed, saluran mentah langsung dari Qingdao yang tanpa iklan, bebas komentator dan sms-sms yang mengganggu pandangan. Gambarnya juga lebih tajam dan cling dengan kualitas High Definition (HD).
Sebagai penutup, saya akan lampirkan satu gambar yang menunjukkan bahwa meskipun channel MNC TV diacak saat Piala Sudirman lalu, ternyata masih bisa dibuka. Tapi, bukan dengan DSR biasa dan memerlukan kode rahasia tentunya. Nggak percaya? Nih buktinya……….
ABDULLAH LATHIF MANJORANG@adhifmj









minta donk gan kodenya.. ane btuh bgt nh. bt prkmbgn dunia sepakbola indo..
Mn crany spya MNC tv bisa mnanyngkn liga Inggris
gan, bagi2 dong kodenya…
tanks..
rudy.suryadi20@gmail.com
mantaffff bahasanya,,, gan tolong dong kirimkan cara utak atik nonton BPL di parabola tanpa di lacak…… thank pisan…
Saya tertarik dengan bahasan di atas yang begitu detail,dan mengena pada sasaran setelah membacanya. Dan saya berharap untuk bisanya memberikan frew serta simbol rate nya atau satelit yang menyiarkan liga inggris yang kami sesalkan tv lokal seperti MNC dan Global yang selaku diacak. Karena satu-satunya ant parabola yang dapat menangkap siaran tv di Kampak Trenggalek jatim. Atas perhatianya saya ucapkan banyak terimakasih…saya tunggu balasanya..
Caranya dong biar bisa dibuka tolong dikasih tau saya, mau nonton BPL nih …
rahasia dijamin deh pokoknya hahahaha
email : giez@medanhackers.org
Gan minta infonya donk buat cara buka siaran epl biar bs tayang d global sma mnc.soalnya sngt menjengkelkan klo tiap mw nnton epl suka lngsng ngblenk.
igoen_go_online@gmail.com
[HANYA KOMENTAR CURHAT DARI SEORANG PENGEMBARA]
Alhamdulillah…
Pasukan iblis sukses menyesatkan masyarakat, Gembong FreeMason Yahudi dan anteknya berhasil menjajah lahir bathin negeri ini, krisis Inflasi harga kebutuhan pokok meningkat, Penyakit hubungan kelamin merajalela, Korupsi jamaah pejabat menanjak, Jual beli jabatan pemilu berlanjut, Pengurasan sumber daya alam berjalan, Kebodohan berbasis kemiskinan bertambah, dan masih banyak lagi yang semua itu berujung pada pemurtadan rakyat banyak.
Alhamdulillah…
Sekarang kita dapat melihat dengan jelas kebobrokan sistem sekular jahiliyah yang selama ini telah kita terapkan dan kita tuhankan, karena kita telah membuang jauh-jauh sistem Islam kaffah ciptaan “Sang Maha Pencipta Sistem” dari kehidupan kita.
Alhamdulillah…
Sekarang kita dapat membuktikan kebenaran sabda Nabi Muhammad berikut ini:
Dari Abdullah bin Umar dia berkata,
“Rasulullah SAW menghadapkan wajah ke kami dan bersabda:
“Wahai golongan Muhajirin, lima perkara apabila kalian mendapat cobaan dengannya, dan aku berlindung kepada Allah semoga kalian tidak mengalaminya;
1. Tidaklah kekejian menyebar di suatu kaum, kemudian mereka melakukannya dengan terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah mereka penyakit Tha’un dan penyakit-penyakit yang belum pernah terjadi terhadap para pendahulu mereka.
2. Tidaklah mereka mengurangi timbangan dan takaran kecuali mereka akan disiksa dengan kemarau berkepanjangan dan penguasa yang zhalim.
3. Tidaklah mereka enggan membayar zakat harta-harta mereka kecuali langit akan berhenti meneteskan air untuk mereka, kalau bukan karena hewan-hewan ternak niscaya mereka tidak akan diberi hujan.
4. Tidaklah mereka melanggar janji Allah dan Rasul-Nya kecuali Allah akan kuasakan atas mereka musuh dari luar mereka dan menguasainya.
5. Dan tidaklah pemimpin-pemimpin mereka enggan menjalankan hukum-hukum Allah dan tidak menganggap lebih baik apa yang diturunkan Allah, kecuali Allah akan menjadikan saling memerangi di antara mereka.””
(HR Ibnu Majah nomor 4009, lafal baginya, dan riwayat Al-Bazar dan Al-Baihaqi, shahih lighoirihi menurut Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat-Tarhib hadits nomor 1761).
Sekarang manakah diantaranya yang belum terjadi? Masih belum cukup?
Alhamdulillah…
Selama generasi kita tidak memurikan tauhid dan tidak menerapkan sistem Islam kaffah (dalam khilafah), maka insyaAllah generasi penerus kita juga dapat langsung membuktikannya juga.
Alhamdulillah…
________________
“Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. 4:147)
“Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.” (Q.S. 40:61)
mana ada nasionalis la tiap hari aja film yang diputar upin dan ipin… klo cuma olahraga ya itu bagian dari mencari uang… ga punya nasionalis MNC GROUP itu
Ini bukan karena tidak punya rasa nasionalisme, tapi karena MNC GROUP harus mematuhi klausul kontrak yg telah disepakati bersama BWF